Senin, 04 Desember 2017

Memoar in Pare

Memoar in Pare


Saat itu aku dan kedua temanku bersepeda dimalam hari. Mencari ATM. Selain ambil uang juga buat transfer beli buku wkwkwk.. Nah tau sendiri kalau di Pare jauh dari ATM. Dan curi2 waktu untuk ke Atm tuh emm bgt dah.. Akhirnya malam dah kami ke ATM, kok boleh ya? Haa saat itu udah selesai Imtihan sih, jadi udah free hafalan. Nah terus waktu kedua temenku ke ATm BNI aku masih lanjut menggayuh sepedaku dan berpesan :
.
"Jgn kemana2 ya, tunggu aku di sini aja, mau ke depan sebentar di BRI. "
.
Bukan keberuntungan, BRI sedang perbaikan. 😭.
.
Nah trus aku kembali ke tempat kedua temenku tadi. Dan ternyata mereka gk ada. Aku gk mau pergi dulu sembari menghubungi mereka. Aku duduk diteras depan BNI, lalu ada seorang laki2 mendekatiku. Uhh seluruh tubuhku gemeteran tuh. Penampilan nya seperti preman. Aku bergeser dan ia malah bergeser. Aku bangkit menuju pinggiran jalan. Belum juga bertemu kedua temenku.
.
Aku membuka Whatsapp dan ternyata di grup rame pada nyariin aku. Salah satu dari kedua temenku lapor di grup bahwa diriku hilang 'katanya'.
.
Ketiga temenku laki2 langsung cuus pergi dengan sepeda ontel nya masing2 untuk mencari aku.
.
Behh jadi rame tuh pada saling mencari wkwkw... Dan aku masih sante aja di pinggir jalan.
.
Nah tak lama kemudian aku lebih dulu bertemu kedua temenku cewek dan aku tidak bertemu ketiga cowok yang mencariku.
.
Salah satu di antaranya menelponku.
.
"ukhti?? Finte?
"Fith Thoriq akh."
"Ayyuth Thoriq ti? Nahnu fith thoriq aidlon."
"Ana ma'a ashdiqo'i akh".
.
Lanjut bahwa indo aja ya he..
.
"loh katanya Amal ukhti hilang?
"Haa ndak akh, saya ini sama amal lagi nyari Ice Cream  😅.
"Asem, igh."katanya.
.
Satu hari telah berlalu. Saat itu kami berada di Bromo. Lalu Seorang bernama Fachri memulai pembicaraan terhadapku.
.
"Ukhti,, kmren kata Amal ukhti hilang? Tapi kata Zen nggak jadi hilang. #Eh.
"Hee,,, bukan hilang akhi,,, cuma kehilangan jejak tmn2 saja waktu itu. "
"Wahh ukhti,,, tau gk waktu amal kasih kabar ukhti hilang itu, Fachri, Zein dan Agung langsung nyariin ukhti. Dan pada akhirnya kami gk bertemu ukhti karena di tengah perjalanan salah satu rantai sepeda kami putus ti. Nah untungnya ukhti sudah bertemu Amalia.
"Duh, aku jadi ndak enak, padahal aku sudah bilang sama Zen di telpon, gk usah cariin aku. Aku tau jalannya kembali, cuma nunggu Amalia dan naily saja. Tapi dia malah nyariin."
"Iya ti,,, Kami tuh khawatir sama ukhti,, malam2 hilang, sendirian lagi.
.
Duhh bicarain mereka jadi Rindu berat hhmmmzzz... 😭😭😭😭😭.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Bermimpi S2 di Luar Negeri, Tapi Stres Mikir Skor Toefl? Skor Toefl yang tinggi tidak asing lagi sebagai salah satu syarat penerima beasis...