Setiap orang berhak menjadi pewaris cinta
namun diriku, tak mau menjadi pewarisnya
cukuplah aku menjadi pemiliknya untuk selamanya
yang jauh dari kata pewaris dan mewarisi cinta
cara pandangmu telah mewariskanku
akan impian indah yang pernah menjadi sebuah angan-anganku
senyum manismupun telah mewariskanku
akan kenangan dalam pena yang tak pernah luntur diatas kertasku
hingga direlung sujudku, kutemukan dirimu
dikedua bola mataku tampak jelas tegaknya dirimu
diujung mimpi dalam tidurku, tergambar jelas sosok bayangmu
namun, di dunia nyata kau semakin samar terbayang olehku
kini semakin jelas, bukan diriku yang menjadi pewaris cintamu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar